Logo Bloomberg Technoz

Penjelasan BMKG Soal Hujan Deras yang Landa Jabodetabek Pagi Ini

Dinda Decembria
19 August 2025 09:10

Warga berjalan saat hujan lebat di kawasan Mampang, Jakarta, Selasa (3/6/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga berjalan saat hujan lebat di kawasan Mampang, Jakarta, Selasa (3/6/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - BMKG menjelaskan faktor penyebab perubahan cuaca yang sangat singkat dari panas ke hujan di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk DKI Jakarta. 

Menurut Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Guswanto, perubahan cuaca yang singkat yang terjadi antara 17 Agustus -19 Agustus 2025 adalah fenomena yang wajar di wilayah tropis.

Tapi kali ini, ada beberapa faktor khusus yang membuat hujan turun, Selasa (19/8/2025) pagi, meskipun dua hari sebelumnya terasa terik.


Pertama, kelembapan udara meningkat tajam. “Setelah dua hari panas, terjadi penguapan besar-besaran dari tanah dan perairan sekitar. Uap air ini membentuk awan hujan yang akhirnya turun pada tanggal 19 Agustus,” ujar Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Guswanto kepada Bloomberg Technoz.

Kedua dikarenakan faktor pergerakan massa udara basah. Di mana angin dari Samudra Hindia membawa uap air ke wilayah Jakarta.