Logo Bloomberg Technoz

IHSG Cetak Rekor ATH Baru di 7.965, Dipicu Saham DCII

Muhammad Julian Fadli
14 August 2025 12:43

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Sesi I dengan menguat 73,06 poin dan melesat 0,93% di posisi 7.965,98 pada Kamis (14/8/2025) sekaligus tercapainya mencetak rekor baru tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) baru.

Sepanjang perdagangan IHSG bergerak nyaman di zona hijau dengan rentang perdagangan terjadi pada area level 7.905,54 sampai dengan tertinggi 7.973,98 yang juga merupakan level harga tertinggi secara intraday (ATH).

IHSG All Time High (Bloomberg)

Kenaikan IHSG hingga mencatatkan rekor terbaru ini dipicu oleh melesatnya harga saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII), saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan juga saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Saham DCII melesat dengan kenaikan 10% hingga Auto Reject Atas (ARA) atau menguat 30.600 poin ke level Rp336.675/saham.


Kemudian juga pada saham DSSA lompat 5,06% atau menguat 4.475 poin ke level Rp92.975/saham. Menyusul saham TLKM dengan keberhasilan meninggi 2,68% atau lompat 90 poin ke level Rp3.450/saham pada Sesi I.

Volume transaksi IHSG sepanjang perdagangan menyentuh 23,38 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp10,14 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 1,22 juta kali diperjualbelikan. Sebanyak 336 saham mengalami kenaikan, dan hanya ada 263 saham turun. Sedangkan 198 saham tidak bergerak.