Logo Bloomberg Technoz

BMKG memproyeksikan pada 11–13 Agustus, hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Intensitas hujan diperkirakan menurun pada 14–16 Agustus, namun Bengkulu, Kalimantan Timur, dan Papua Pegunungan tetap berisiko hujan lebat.

Gelombang laut tinggi juga mengancam perairan Samudra Hindia Barat Sumatera, Selatan Jawa dan Bali, hingga Selatan Lombok–Pulau Sumba. BMKG meminta nelayan dan operator kapal memantau peringatan terbaru. Maskapai penerbangan pun diminta waspada potensi turbulensi akibat awan Cumulonimbus di wilayah Sumatera, Banten, Jawa Barat, Selat Karimata, Laut Natuna, Kalimantan, Selat Makassar, dan Papua.

Bagi sektor pertanian, hujan berlebih dapat mengganggu jadwal panen dan tanam di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan. Petani diminta menghindari lahan rendah yang rawan genangan serta memperkuat irigasi dan drainase. Sementara NTB dan NTT yang lebih kering dinilai ideal untuk pengeringan hasil panen.

BMKG juga mengingatkan potensi gangguan pariwisata, terutama di destinasi pegunungan, air terjun, dan pantai selatan Jawa–Bali. Wisatawan diminta menghindari aktivitas laut seperti snorkeling dan surfing ketika gelombang tinggi.

Masyarakat diimbau memantau kanal resmi BMKG untuk pembaruan prakiraan cuaca, peringatan dini, dan langkah keselamatan. “Tetap waspada dan siaga. Pahami langkah penyelamatan jika cuaca ekstrem terjadi di wilayah Anda,” kata Guswanto.

(fik/spt)

No more pages