Netanyahu Pertahankan Rencana Rebut Gaza Meski Dikecam Dunia
News
11 August 2025 07:20

Dan Williams -- Bloomberg News
Bloomberg, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mempertahankan rencananya untuk melakukan operasi militer terhadap benteng terakhir Hamas di Gaza, dan mengklaim sebagai pilihan terbaik yang tersedia untuk membebaskan para sandera sekaligus menjaga keamanan jangka panjang negaranya. Argumen ini telah mendapat tentangan keras di dalam dan luar negeri.
Setelah perundingan gencatan senjata ketiga terhenti pada bulan Juli, pemerintahan Netanyahu pada hari Jumat melakukan penyerangan ke Kota Gaza. Pasukan Israel sebelumnya telah menghindari wilayah tersebut karena khawatir para sandera yang diklaim ditawan di sana dapat terluka atau hilang dalam kekacauan pertempuran.
Meskipun militer belum memobilisasi bala bantuan yang diperlukan untuk melancarkan aksi, rencana tersebut telah menuai kecaman dari kekuatan asing yang sudah geram dengan krisis kelaparan yang melanda warga Palestina di Gaza, setelah Israel menghentikan bantuan antara Maret dan Mei dalam upaya untuk menyingkirkan Hamas. Sebaliknya, AS telah menunjukkan kesiapan untuk mendukung sekutu Timur Tengahnya.
Empat jurnalis Al Jazeera termasuk di antara lima orang yang tewas pada hari Minggu ketika serangan udara Israel menghantam sebuah tenda di Kota Gaza.






























