Logo Bloomberg Technoz

Kemenkeu Konfirmasi Rp8,5 T Kangaroo Bond, Settlement 14 Agustus

Sultan Ibnu Affan
09 August 2025 10:00

Indonesia Kantongi Rp8,5 T Dari Kangaroo Bond, Permintaan Membludak (Diolah dari Berbagai Sumber)
Indonesia Kantongi Rp8,5 T Dari Kangaroo Bond, Permintaan Membludak (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, JakartaKementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) mengonfirmasi telah mengumpulkan dana hingga AUD800 juta atau setara sekitar Rp8,5 triliun (asumsi kurs saat ini) dari hasil penerbitan obligasi berdenominasi dolar Australia atau Kangaroo Bond.

Direktur Surat Utang Negara DJPPR Novi Puspita Wardani mengatakan, proses penyelesaian akhir transaksi melalui pemindahan kepemilikan kedua belah pihak (settlement bond) akan dilaksanakan pada 14 Agustus mendatang.

"Transaksi penawaran dan pembelian Kangaroo Bonds sudah selesai kemarin. Nanti settlement-nya tanggal 14 Agustus, dengan size yang diterbitkan [sebesar] AUD800 juta," ujar Novi saat dikonfirmasi, Jumat (8/8/2025).


Novi mengatakan, dalam prospektusnya, dana tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan 'general financing' pemerintah.

Rencana ini sebelumnya juga telah diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu. Saat itu, Bendahara Negara mengatakan pemerintah memang tengah melakukan persiapan penerbitan Kangaroo Bond, sekaligus menjadi yang pertama kalinya merilis obligasi dengan denominasi dolar Negeri Kangguru tersebut.