Logo Bloomberg Technoz

RI Rilis Kangaroo Bond dalam 2 Seri, Imbal Hasil 4,42% - 5,38%

Redaksi
08 August 2025 22:16

Indonesia Kantongi Rp8,5 T Dari Kangaroo Bond, Permintaan Membludak (Diolah dari Berbagai Sumber)
Indonesia Kantongi Rp8,5 T Dari Kangaroo Bond, Permintaan Membludak (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah menerbitkan obligasi valas berdenominasi dolar Australia atau Kangaroo Bond senilai total AU$800 juta atau sekitar Rp8,5 triliun dengan imbal hasil atau yield maksimum 5,38%.

Transaksi perdana ini dilakukan melalui Program Australian Medium-Term Notes (AMTN) dengan penerbitan dua seri obligasi: Pertama, RIAUD0830 dengan tenor 5 tahun, yang akan jatuh tempo pada 14 Agustus 2030. Kedua, RIAUD0835 dengan tenor 10 tahun, dan jatuh tempo pada 14 Agustus 2035. Pemerintah menetapkan kupon 4,4% untuk obligasi bertenor 5 tahun dan kupon 5,3% untuk tenor 10 tahun.

Berdasarkan keterangan Kementerian Keuangan, pembukaan penawaran perdana penerbitan Kangaroo Bond telah dilakukan pada 7 Agustus dan setelmen dilakukan pada 14 agustus 2025 mendatang.


"Nominal penerbitan AU$500 juta untuk tenor 5 tahun, dan AU$300 juta untuk tenor 10 tahun," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangan pers, Jumat (8/8/2025).

Bendahara Negara mengklaim bahwa penawaran ini telah mencapai total pemesanan atau orderbook sekitar AU$8 miliar. Tingginya permintaan tersebut memungkinkan pemerintah untuk menetapkan tingkat imbal hasil (yield) akhir yang lebih kompetitif dibandingkan level penawaran awal (Initial Price Guidance), dengan penurunan sebesar 25 basis poin (bps) untuk tenor 5 tahun dan 30 bps untuk tenor 10 tahun.