Logo Bloomberg Technoz

Rencana tersebut juga menjadi bagian dari diversifikasi pembiayaan melalu kerja sama keuangan antar kedua negara. "Berdasarkan informasi dan umpan balik yang kami peroleh, kami akan melakukan assessment secara hati-hati terhadap kondisi pasar," ujar Sri Mulyani, akhir Juli lalu.

Sebelumnya, Bloomberg News melaporkan Indonesia telah mengumpulkan hampir Rp8,5 triliun dari penerbitan obligasi tersebut, yang disebut menarik permintaan sekitar 10 kali lipat dari jumlah penerbitan.

Harga obligasi tersebut bertenor 5 tahun dan 10 tahun setelah menerima pesanan lebih dari A$7,97 miliar, menurut UBS Group AG, salah satu manajer utama bersama dalam kesepakatan itu.

"Motivator potensial untuk nama seperti Indonesia adalah komponen dolar Australia yang menarik pembeli obligasi pasar berkembang di saat risiko tarif di banyak negara atau mata uang Asia signifikan," kata Martin Whetton, kepala strategi pasar keuangan di Westpac Banking Corp.

(ain)

No more pages