Logo Bloomberg Technoz

AS Siapkan Sanksi Baru untuk Rusia, Selain Tarif India

News
07 August 2025 10:20

Vladimir Putin dan Donald Trump. (Bloomberg)
Vladimir Putin dan Donald Trump. (Bloomberg)

Alberto Nardelli dan Jennifer A Dlouhy - Bloomberg News

Bloomberg, Tarif sekunder 25% yang dikenakan Presiden Donald Trump pada India atas impor minyak Rusia bisa jadi hanya langkah awal untuk menekan pendapatan energi Moskow menjelang tenggat waktu Jumat (8/8/2025). Pasalnya, AS mempertimbangkan opsi lain untuk mendesak Presiden Vladimir Putin mengakhiri perang di Ukraina.

Selain menghukum pembeli energi Rusia dengan tarif, pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan sanksi baru terhadap armada tanker minyak rahasia Moskow dan beberapa entitas yang memfasilitasi operasi mereka, menurut sumber yang mengetahui informasi ini, yang berbicara sebelum perintah eksekutif mengenai tarif India diunggah ke media sosial.


Pada Rabu pagi waktu setempat, Putin mengakhiri pertemuan tiga jam dengan utusan AS Steve Witkoff di Kremlin saat Rusia berusaha menghindari sanksi yang sedang berlangsung.

Pemimpin Rusia tersebut bertukar "sinyal" dengan Trump mengenai Ukraina dalam pertemuan dengan Witkoff, kata penasihat kebijakan luar negeri Kremlin Yuri Ushakov kepada wartawan, tanpa menjelaskan lebih lanjut.