Logo Bloomberg Technoz

Tarif Tembaga Trump Sejauh Ini Sasar Produk Senilai US$15 Miliar

News
06 August 2025 08:40

Potongan melintang kabel tembaga dalam satu baris./Bloomberg-Andrey Rudakov
Potongan melintang kabel tembaga dalam satu baris./Bloomberg-Andrey Rudakov

Bloomberg News

Bloomberg, Gelombang tarif tembaga pertama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menyasar impor senilai lebih dari US$15 miliar tahun lalu, menyoroti potensi dampak inflasi pada produsen AS.

Pengumuman tarif impor 50% memicu gejolak di pasar tembaga global pekan lalu—termasuk rekor penurunan harga berjangka AS—karena Trump memberikan pengecualian tak terduga untuk jenis-jenis utama logam kabel tersebut. Namun, hal itu masih menyisakan volume perdagangan signifikan yang terkena tarif.


Pada Senin, Federal Register AS menerbitkan daftar produk apa saja yang akan dikenai tarif 50%. Daftar ini mencakup produk setengah jadi—seperti kabel, tabung, dan batang—senilai US$7,7 miliar tahun lalu, serta kabel yang biasanya digunakan untuk koneksi telepon atau internet dengan nilai yang hampir sama, menurut perhitungan Bloomberg News.

Analisis berdasarkan nilai impor AS tahun lalu. (Bloomberg)

Tidak berhenti di situ. Gedung Putih memerintahkan para pejabat menyusun rencana dalam 90 hari untuk memberlakukan tarif pada berbagai produk manufaktur yang intensif tembaga lainnya.