Logo Bloomberg Technoz

Sulfur Mahal, Vale (INCO) Sesuaikan Perencanaan di Smelter HPAL

Azura Yumna Ramadani Purnama
05 August 2025 10:40

Lokasi penambangan nikel yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia Tbk di Sorowako, Sulawesi Selatan, Minggu (12/6/2022). (Dimas Ardian/Bloomberg)
Lokasi penambangan nikel yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia Tbk di Sorowako, Sulawesi Selatan, Minggu (12/6/2022). (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menyatakan ikut mencermati dinamika lonjakan harga sulfur global sembari menyesuaikan perencanaan bisnis jangka panjang dalam pembangunan smelter hidrometalurgi berbasis high pressure acid leach (HPAL).

Direktur Utama Vale Indonesia Bernardus Irmanto mengatakan proyek smelter HPAL perseroan masih dalam tahap konstruksi dan belum berproduksi.

Namun, dia memastikan sejauh ini tekanan harga sulfur tersebut tidak memengaruhi progres proyek smelter HPAL Vale, kendati tetap mewaspadai dampaknya terhadap rencana bisnis jangka panjang.


“Oleh karena itu, dampak langsung terhadap operasional kami saat ini, khususnya terhadap fasilitas produksi nickel matte di Sorowako, relatif masih dalam batas yang manageable,” kata pria yang akrab disapa Anto itu, ketika dihubungi Bloomberg Technoz, Selasa (5/8/2025)

“Meski demikian, kami tetap mencermati dinamika harga ini dengan saksama sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang,” tegas dia.

Plt Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Bernardus Irmanto./Bloomberg Technoz-Nyoman Ary Wahyudi