Logo Bloomberg Technoz

Langgar Aturan, Menteri Israel Pimpin Ibadah Yahudi di Al-Aqsa

Rosmayanti
04 August 2025 08:30

Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben Gvir. (Kobi Wolf/Bloomberg)
Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben Gvir. (Kobi Wolf/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir secara terbuka mengaku memimpin ibadah Yahudi di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem pada Minggu (3/8/2025). Tindakannya ini melanggar aturan yang mencakup salah satu situs paling sensitif di Timur Tengah.

Berdasarkan perjanjian "status quo" yang telah berlaku selama puluhan tahun dengan otoritas Muslim, kompleks Al-Aqsa dikelola oleh yayasan keagamaan Yordania dan orang Yahudi bisa berkunjung, tetapi tidak boleh beribadah di sana.

Menyitir Reuters, Senin (4/8/2025), melalui pernyataan setelah kunjungan Ben-Gvir, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan kebijakan Israel untuk mempertahankan status quo di kompleks tersebut "tidak berubah dan tidak akan berubah."


Video yang dirilis oleh organisasi Yahudi kecil bernama Temple Mount Administration menunjukkan Ben-Gvir memimpin sekelompok orang berjalan di kompleks tersebut. Video lain yang beredar tampaknya memperlihatkan ia sedang berdoa. Reuters tidak bisa segera memverifikasi isi video lain tersebut.

Kunjungan ke kompleks yang dikenal oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount, berlangsung pada Tisha B'av, hari puasa untuk mengenang kehancuran dua kuil Yahudi kuno yang berdiri di situs tersebut berabad-abad lalu.