Melemahnya IHSG merupakan efek secara langsung dari dropnya sejumlah saham Big Caps. Hingga diperberat oleh turun dalamnya saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) yang ambles 11,84%, dan saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) yang drop 9,66%. Bersama dengan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) melemah 3,95%.
Berikut diantaranya berdasarkan data Bloomberg, Rabu (30/7/2025)
- Sinar Mas Multiartha (SMMA) mengurangi 17,82 poin
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengurangi 14,89 poin
- Chandra Daya Investasi (CDIA) mengurangi 4,58 poin
- Amman Mineral Internasional (AMMN) mengurangi 3,93 poin
- Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) mengurangi 3,88 poin
- Dian Swastatika Sentosa (DSSA) mengurangi 2,98 poin
- Chandra Asri Pacific (TPIA) mengurangi 2,82 poin
- Bank Mandiri (BMRI) mengurangi 263 poin
- Bayan Resources (BYAN) mengurangi 2,61 poin
- Merdeka Copper Gold (MDKA) mengurangi 2,51 poin
Adapun saham–saham keuangan lain juga jadi pendorong pelemahan IHSG, saham PT Buana Finance Tbk (BBLD) drop 7,18%, dan saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) juga melemah dengan penurunan 4,17%.
Disusul oleh pelemahan saham infrastruktur, yaitu saham PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) yang ambles 5,33%, dan saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang ambles 3,01%.
(fad/aji)




























