Logo Bloomberg Technoz

Penguatan IHSG yang tersisa 0,04% merupakan efek secara langsung dari tertekannya sejumlah saham big caps saat penutupan perdagangan.

Berikut selengkapnya berdasarkan data Bloomberg, Selasa (29/7/2025).

  1. Sinar Mas Multiartha (SMMA) mengurangi 21,63 poin
  2. Bank Central Asia (BBCA) mengurangi 7,16 poin
  3. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengurangi 3,31 poin
  4. Bayan Resources (BYAN) mengurangi 2,17 poin
  5. Bank Negara Indonesia (BBNI) mengurangi 2,14 poin
  6. Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) mengurangi 1,25 poin
  7. Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) mengurangi 0,83 poin
  8. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) mengurangi 0,82 poin
  9. Indofood Sukses Makmur (INDF) mengurangi 0,77 poin
  10. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) mengurangi 0,77 poin

Adapun saham-saham keuangan lainnya juga menjadi pemberat IHSG, saham PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) drop 4,98%, saham PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) terpeleset 4,46%, dan saham PT Bank NationalnobuTbk (NOBU) juga melemah dengan kehilangan 3,61%.

Disusul oleh pelemahan saham PT Indonesia AirAsia Tbk (CMPP) yang turun 7,89%, saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) melemah 5,46%, dan saham PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) yang mencetak pelemahan 5,45%.

(fad)

No more pages