Logo Bloomberg Technoz

Rupiah 'Merah', Kini Dekati Rp16.400/US$ Gegara Terjangan Dolar

Tim Riset Bloomberg Technoz
29 July 2025 09:11

Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu bank di Jakarta, Selasa (16/1/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu bank di Jakarta, Selasa (16/1/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah dibuka melemah sesuai perkiraan di tengah lonjakan pamor dolar Amerika di pasar global di tengah pekan yang padat mengantisipasi berbagai data ekonomi penting juga perkembangan kesepakatan perdagangan AS dengan mitra dagang besarnya.

Melansir Bloomberg, rupiah spot dibuka melemah 0,2% di level Rp16.375/US$. Selanjutnya rupiah bergerak di kisaran Rp16.389/US$. Di pasar offshore, rupiah NonDeliverable Forward (NDF) juga melemah, telah menembus level Rp16.422/US$.

Tekanan yang dihadapi oleh rupiah tidaklah eksklusif. Hampir semua mata uang Asia di pasar spot pagi ini tertekan oleh the greenback. Dolar Taiwan memimpin pelemahan dengan penurunan nilai hingga 0,3%, rupiah di urutan kedua dengan pelemahan 0,29%, lalu baht juga tertekan 0,21%, peso 0,14%, won 0,13% dan ringgit 0,12%.


Sedangkan dolar Singapura menguat 0,02%, yuan offshore yen masih menguat 0,02%, yen 0,01% dan yuan Tiongkok 0,01%. Dolar Hong Kong juga naik sedikit nilainya.

Indeks dolar AS ditutup melompat naik hingga 1,01% di level 98,63. Ini menjadi kenaikan tertinggi sehari DXY sejak terakhir terjadi pada 12 Mei lalu. Pagi ini, DXY bergerak di kisaran 98,64, stabil di zona hijau.