Logo Bloomberg Technoz

Lonjakan DXY akan dilatari oleh ketidakpastian yang relatif reda terkait kesepakatan perdagangan AS dengan negara-negara utama, seperti Uni Eropa, yang menyalakan harapan akan perpanjangan gencatan tarif AS dengan Tiongkok. 

pasar juga menunggu rilis data yang sangat menentukan pergerakan harga sampai sisa tahun ini. Mulai dari hasil pertemuan Federal Reserve, laporan pekerjaan AS juga data konsumsi dan pengeluaran, disusul laporan aktivitas infrastruktur berbagai negara ketika tenggat waktu pemberlakuan tarif Trump juga jatuh pada pekan ini.

Tekanan yang dihadapi oleh rupiah pagi ini berlangsung ketika indeks saham domestik, IHSG, terjegal dari zona hijau. IHSG melemah 0,44% pagi ini.

Sedangkan di pasar surat utang negara, tingkat imbal hasil terlihat naik serempak di hampir semua tenor pada pagi ini. Mengacu data OTC Bloomberg, yield 2Y naik 1,3 bps, bersama tenor 5Y yang naik tipis 0,3 bps.

Sedangkan tenor 10Y bergerak sedikit 0,2 bps. Kenaikan yield terbanyak ditunjukkan oleh tenor 12Y dan 13Y masing-masing naik 2,1 bps dan 2 bps. Disusul oleh tenor 7Y naik 1,6 bps.

Hari ini Kementerian Keuangan akan menggelar lelang rutin, Surat Utang Negara (SUN), dengan target indikatif Rp27 triliun. 

Lelang hari ini mungkin akan berlangsung sama hangatnya dengan gelar terakhir dua pekan lalu, kendati di pasar sekunder beberapa tenor cenderung terkena aksi ambil untung. Sentimen penurunan BI rate lebih lanjut kemungkinan masih akan mendorong animo investor.

 Analisis teknikal

Secara teknikal nilai rupiah, pelemahan rupiah bisa menuju level Rp16.380/US$ yang menjadi level support pertama dengan target pelemahan kedua akan tertahan lagi di Rp16.400/US$.

Apabila kembali break kedua support tersebut, rupiah berpotensi melemah lanjutan dengan menuju level Rp16.410/US$ hingga Rp16.450/US$ sebagai support terkuatnya hari ini.

Jika nilai rupiah terjadi penguatan hari ini, resistance menarik dicermati ada pada level di range Rp16.300/US$ dan selanjutnya Rp16.250/US$ hingga Rp16.200/US$.

Analisis Teknikal Nilai Rupiah Selasa 29 Juli 2025 (Riset Bloomberg Technoz)

(rui)

No more pages