Logo Bloomberg Technoz

Didominasi Luar Jawa, Kilang 1 Juta Barel Bisa ‘Berat di Ongkos’

Azura Yumna Ramadani Purnama
28 July 2025 07:00

Kilang PT Pertamina Balongan di Indramayu, Indonesia. Fotografer: Dimas Ardian/Bloomberg
Kilang PT Pertamina Balongan di Indramayu, Indonesia. Fotografer: Dimas Ardian/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta –  Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas) memandang rencana pembangunan kilang dan penyimpanan (storage) minyak berkapasitas 1 juta barel di 18 lokasi masih perlu dikaji ulang, lantaran lebih banyak dibangun di luar Pulau Jawa. 

Ketua Komite Investasi Aspermigas Moshe Rizal mengatakan lokasi kilang yang berada jauh dari basis konsumsi bahan bakar minyak (BBM) berpotensi menggelembungkan ongkos logistik untuk membawa pasokan minyak mentah ke fasilitas pengolahan.

Menurutnya, mayoritas kebutuhan BBM di Indonesia berada di Pulau Jawa. Terlebih, sekitar 60% populasi dan 80% perputaran ekonomi RI masih berada di Pulau Jawa.


“Jadi, sah-sah saja, bagus kalau memang membuat kilang ini atau kilang skala kecil di berbagai penjuru Indonesia, which is bagus. Cuma ya memang harus diperhatikan keekonomiannya,” kata Moshe ketika dihubungi, dikutip Senin (28/7/2025).

“Logistik itu bukan juga hanya logistik suplai BBM-nya dan offtaker-nya, tetapi juga suplai minyak mentahnya.”

Kilang Balongan yang dikelola oleh PT Pertamina Balongan./Bloomberg-Dimas Ardian