Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para nelayan yang pada saat kejadian segera memberi pertolongan, kemudian pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, seluruh tim gabungan SAR, dan seluruh pihak terkait.
Adapun proses evakuasi penumpang KM Barcelona VA telah selesai dilakukan. Seluruh korban yang selamat telah berada di Manado dan Likupang. Sementara untuk korban meninggal telah dibawa ke RS Bhayangkara Manado. Data terkini yang diperoleh jumlah penumpang kapal sebanyak 280 orang. Meski begitu, data ini masih akan diverifikasi dan diperbarui oleh tim SAR.
Hingga saat ini, posko terpadu utama terkait penanganan kecelakaan KM Barcelona VA berlokasi di KSOP Manado dan Posko dukungan Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Likupang.
Dudy mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi atau penanganan lanjut dapat menyampaikan kebutuhannya di posko terpadu melalui perwira jaga KSOP maupun petugas jaga UPP. Informasi lainnya juga dapat diakses melalui kontak Crisis Centre dengan nomor 0811-1010-7591 (hotline Crisis Centre KSOP Manado).
"Kami akan terus memberikan informasi terkini kepada publik seiring perkembangan penanganan insiden ini. Tak lupa, saya menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Saya mengajak seluruh pihak, termasuk operator kapal dan masyarakat, untuk bersama-sama memperkuat budaya keselamatan dalam bertransportasi," ucap Dudy.
Diketahui, Pada Minggu (20/7/2025) siang, KM Barcelona VA terbakar hebat di sekitar Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Berdasarkan rekaman video yang diunggah di laman Facebook, api menyala hebat di badan kapal.
Asap hitam membubung tinggi membakar badan kapal berwarna biru putih tersebut. Ratusan penumpang tampak menggunakan jaket pengaman, sebagian di antaranya melompat ke laut.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 14.00 WITA.
"Telah diterima informasi mengenai insiden kebakaran yang menimpa Kapal Motor Barcelona 5 pada posisi koordinat 01°48.510'N / 125°00.701'E atau di timur Pulau Talise. Kapal ini sedang dalam pelayaran dari Lirung menuju Manado," kata Heru dalam keterangannya.
Menurut laporan Kemenhub, surat perintah berlayar KM Barcelona V sebenarnya terjadwal pada Sabtu (19/7/2025) pukul 18.00 Wita. Namun, perjalanan tertunda karena cuaca buruk sehingga keberangkatan diundur menjadi Minggu (20/7/2025) pukul 01.00 Wita.
(mfd/spt)































