Logo Bloomberg Technoz

Keputusan ini memberikan jeda bagi Anwar, yang sebelumnya pernah menghadapi tuduhan sodomi dan penyalahgunaan kekuasaan—tuduhan yang ia bantah. Tuduhan tersebut, yang menurut Anwar bermotif politik, mencuat setelah krisis finansial Asia 1997-1998, saat ia menjabat sebagai wakil perdana menteri sebelum akhirnya diberhentikan dari kabinet.

Yusoff Rawther, mantan staf riset Anwar, menggugatnya secara perdata pada 2021, menuduh Anwar melakukan pelecehan seksual pada Oktober 2018 di kediaman Anwar di Kuala Lumpur. Anwar, yang dilantik sebagai perdana menteri pada 2022, membantah semua tuduhan. Yusoff menuntut ganti rugi khusus, umum, tambahan, dan teladan.

Pengacara Anwar, Allan Wong, berargumen bahwa jika gugatan tetap berlanjut sebelum proses banding diselesaikan, Anwar akan terdistraksi dari tugas-tugas kenegaraan, terkena dampak politis yang merugikan, dan berada dalam posisi kelembagaan yang rentan.

Anwar meminta Mahkamah Federal untuk menilai apakah kelanjutan gugatan ini akan mengganggu kemampuannya dalam menjalankan tugas sebagai perdana menteri dan merusak prinsip konstitusional pemisahan kekuasaan. Ia menegaskan bahwa kasus ini bukan tentang mencari kekebalan pribadi atau menghindari proses hukum, dan bahwa ia akan tetap menjalankan tanggung jawabnya tanpa gangguan maupun kompromi.

(bbn)

No more pages