Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Singgung Serakahnomics hingga Vampir Ekonomi

Dovana Hasiana
21 July 2025 14:10

Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Setpres RI)
Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Setpres RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyinggung istilah baru Serakahnomics hingga Vampir Ekonomi untuk menggambarkan kondisi ekonomi yang diisi oleh pengusaha serakah yang mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat.

Menurutnya, istilah dan kondisi tersebut berbanding terbalik dibandingkan dengan aliran pemikiran atau mazhab ekonomi seperti liberal, neoliberal, sosialis dan sebagainya.

"Saya sudah kasih peringatan sekian bulan tolong patuhi ketentuan, undang-undang, masa tega petani setengah mati rakyat kita masih banyak susah. Ada mau cari keuntungan di atas penderitaan rakyat, itu namanya meghisap darah rakyat. Itu menurut saya parasit menghisap darah. Vampir ekonomi," ujar Prabowo dalam agenda Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Senin (21/7/2025).


Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menjelaskan bahwa terdapat perusahaan penggilingan beras yang nakal dan mencari keuntungan pribadi. Pertama, penggilingan yang membeli gabah kering giling di bawah harga dasar Rp6.500/kg. Bahkan, setiap penggilingan itu mengalami keuntungan hingga Rp2 triliun per bulan setiap musim panen.

Kedua, terdapat permainan memanipulasi jenis beras. Dalam hal ini, beras medium dibungkus dan diberikan stempel premium dan dijual di atas harga eceran tertinggi (HET). Akibat kedua hal tersebut, kerugian yang dialami ekonomi Indonesia diklaim mencapai Rp100 triliun per tahun.