Balai TNGR menerima laporan adanya kecelakaan korban pada Rabu (17/7/2025) sekitar pukul 11.25 Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA). Lalu, tim gabungan dari Balai TNGR, Edelweis Medical Health Centre (EMHC), Rinjani Squad, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Masyarakat Mitra Polhut, dan relawan segera bergerak.
Kemudian, koordinasi intensif dilakukan dengan Kantor SAR Mataram dan Bali Air (permintaan korban melalui asuransi pribadinya) untuk menyiapkan evakuasi udara. Pada pukul 16.58 WITA, helikopter berhasil mengangkat korban dari lokasi dan menerbangkannya menuju RS BIMC Kuta, Bali.
Diagnosis awal menyebutkan bahwa korban mengalami patah tulang paha, lengan, serta pendarahan di sekitar mata.
(far/spt)
No more pages































