Logo Bloomberg Technoz

DPS = Total Dividen / Jumlah Saham Beredar

DPS menunjukkan seberapa besar laba yang dibagikan perusahaan kepada setiap lembar saham yang dimiliki investor.

Contoh Perhitungan Dividen Saham

Misalnya, perusahaan PT Angin Ribut Tbk mencatatkan laba sebesar Rp1 miliar dan memutuskan membagikan 20% dari laba tersebut sebagai dividen. Jumlah saham beredar sebanyak 1 juta lembar.

Langkah 1: Hitung Total Dividen

shell

CopyEdit

20% x Rp1.000.000.000 = Rp200.000.000

Langkah 2: Hitung Dividend Per Share (DPS)

ini

CopyEdit

DPS = Rp200.000.000 / 1.000.000 saham = Rp200 per lembar saham

Langkah 3: Hitung Dividen yang Diterima Investor
Jika Anda memiliki 100 lembar saham:

java

CopyEdit

100 lembar x Rp200 = Rp20.000

Jadi, Anda akan menerima dividen sebesar Rp20.000 dari kepemilikan saham tersebut.

Jadwal dan Frekuensi Pembayaran Dividen

Ilustrasi Kalender 2025 (Envato)

Dividen bisa dibayarkan dengan berbagai frekuensi, seperti:

  • Bulanan

  • Triwulanan

  • Tahunan

Keputusan pembayaran dan besarannya ditentukan oleh dewan direksi berdasarkan kinerja keuangan perusahaan.

Rasio Keuntungan Dividen (Dividend Yield)

Untuk menilai imbal hasil dari dividen, Anda dapat menggunakan dividend yield, yaitu:

text

CopyEdit

Dividend Yield = (DPS / Harga Saham) x 100%

Rasio ini membantu investor menilai seberapa besar laba dari dividen dibandingkan dengan harga saham yang dibeli.

Pajak Dividen

Ilustrasi Gaji (envato/tonybangkok)

Di Indonesia, dividen termasuk dalam objek Pajak Penghasilan (PPh). Berdasarkan UU No. 36 Tahun 2008 Pasal 4 Ayat 1 huruf g:

  • Pajak dividen untuk individu: 10% (bersifat final).

  • Pajak dividen untuk badan usaha atau BUT: 15% (PPh Pasal 23, bukan pajak final).

Pajak ini dipotong langsung oleh perusahaan sebelum dividen dibayarkan ke investor.

(seo)

No more pages