Logo Bloomberg Technoz

Dari sisi produsen, Samsung mempertahankan posisi teratas di pasar global dengan pertumbuhan pengiriman ponsel sebesar 8% yoy pada kuartal II-2025. Menurut Analis Senior Shilpi Jain, pencapaian ini diperkuat oleh performa kuat seri Galaxy S25 dan pembaruan lini kelas menengah seperti seri Galaxy A. "Perangkat lipat dan fitur-fitur berbasis AI yang dimiliki perusahaan membantu mempertahankan loyalitas merek," kata Jain. 

Apple menyusul di posisi kedua pengiriman ponsel dengan pertumbuhan tahunan sebesar 4%. Kinerja Apple ditopang oleh lonjakan permintaan awal di Amerika Utara menjelang potensi kenaikan tarif, serta penjualan solid di India dan Jepang. Seri iPhone 15 dan iPhone 16 terus mencatatkan permintaan tinggi.

"Kami memperkirakan Apple akan mempertahankan momentum ini di paruh kedua tahun ini dengan peluncuran seri iPhone 17 yang diharapkan dan peningkatan fokus pada bundling produk ekosistem," sambung dia.

Adapun ponsel Xiaomi tetap berada di posisi ketiga meski pertumbuhannya stagnan secara tahunan. Namun, permintaan tetap kuat di Eropa Tengah dan Amerika Latin, serta momentum stabil di China. Keberhasilan Xiaomi ditopang oleh pembaruan portofolio yang konsisten, adopsi luas HyperOS, dan kehadiran perangkat premium berfitur AI.

OPPO dan vivo masing-masing menempati posisi keempat dan kelima, dengan performa solid di segmen kelas menengah dan tanda-tanda pemulihan di wilayah-wilayah seperti Amerika Latin serta Timur Tengah dan Afrika (MEA). OPPO unggul lewat kinerja model A5 Pro di segmen entry-level, sementara vivo mendapat dorongan dari acara belanja seperti festival 618 di China dan penjualan kuat seri Y dan T di India.

Menariknya, ponsel Motorola muncul sebagai salah satu merek dengan pertumbuhan tercepat, mencatat kenaikan pengiriman sebesar 16% yoy. Kinerja ini didorong oleh permintaan tinggi di India, ekspansi pasar prabayar di Amerika Utara, serta persaingan yang semakin kuat di segmen 5G kelas menengah.

(prc/wep)

No more pages