Saham MERI selama satu pekan perdagangan, atau sejak listing perdana di papan perdagangan Bursa telah mengakumulasi kenaikan 253,12% point–to–point.
Sampai hari ini sendiri, saham MERI kembali melesat 90 poin atau setara dengan penguatan 24,86% menempatkannya di posisi Auto Reject Atas (ARA) du posisi Rp452/saham.
Pada debut perdananya, saham MERI juga melejit hingga menyentuh batas atas (ARA). Harga MERI menguat 34,38% atau 44 poin ke level Rp172/saham, dari harga IPO nya Rp128/saham.
Meski pembukaan perdana sahamnya cukup positif, IPO MERI mengalami downsizing atau penurunan jumlah emisi dari rencana awal. Berdasarkan prospektus terbaru, harga pelaksanaan ditetapkan di batas bawah Rp128/saham, lebih rendah dari harga maksimal Rp150/saham dalam masa bookbuilding.
Jumlah saham yang dilepas juga menyusut menjadi 235,13 juta saham, dibandingkan target sebelumnya yang mencapai 266,66 juta saham. Dengan demikian, total dana yang dihimpun juga lebih kecil, yaitu Rp30,9 miliar, turun dari potensi maksimal sebelumnya sebesar Rp39,9 miliar.
(fad)






















