Logo Bloomberg Technoz

“Tindakannya macam-macam, bisa disanksi, bisa nggak dapat lagi, bisa juga dia mungkin untuk sementara di blacklist, macam-macam itu yang kita lakukan. Kita lihat sekarang ini mereka benar-benar main apa nggak, ini dimanfaatkan untuk mereka sendiri atau dimanfaatkan orang lain. Kemudian yang kedua, dia itu sendiri atau bagian dari jaringan. Jadi, kita masih banyak akan konsultasi lagi dengan PPATK,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan prinsip kegunaan bantuan sosial ini. Menurut dia, bansos yang digunakan untuk membeli rokok saja sudah dilarang.

Bansos akan tepat sasaran apabila digunakan untuk membeli kebutuhan-kebutuhan dasar, misal membeli makanan asupan mengandung protein seperti daging, atau memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas dan lansia.

Selain keterlibatan penerima bansos dalam aktivitas judol, juga ada yang melakukan kegiatan pendanaan teroris. Menurut Gus Ipul berdasarkan temuan PPATK ada sekitar 100 lebih yang terafiliasi.

“Ada juga yang dengan narkotika. Jadi ini kita masih pilah-pilah. Kita pastikan dulu, saya belum berani komentar soal itu. Kita pastikan dulu. Nanti pada saatnya pasti kami umumkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul mengatakan keterlibatan pendanaan terorisme pada penerima bansos pun juga akan dilakukan pemeriksaan sama seperti keterlibatan aktivitas judol.

“Salah satunya juga kita akan periksa apakah penerima-penerima bansos itu rekeningnya memang ya katakannya kabarnya ada yang memiliki saldo  Rp5 juta, Rp10 juta gitu. Kan itu berarti cukup banyak saldonya. Kalau saldonya banyak ya itu juga akan mendapatkan perhatian khusus gitu,” urainya.

(dec/spt)

No more pages