Logo Bloomberg Technoz

Penambang Bantah Bauksit Oversupply, Ogah RKAB Dijadikan 1 Tahun

Mis Fransiska Dewi
08 July 2025 16:10

Bijih bauksit./Bloomberg-Nathan Laine
Bijih bauksit./Bloomberg-Nathan Laine

Bloomberg Technoz, Jakarta – Penambang membantah dugaan adanya oversupply produksi bauksit yang membuat harga komoditas tersebut jatuh, sehingga rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB)-nya perlu dikembalikan menjadi 1 tahunan dari skema 3 tahunan.

Ketua Umum Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI) Ronald Sulistyanto mengatakan harga bauksit di Indonesia tidak dipengaruhi oleh mekanisme pasar di luar negeri, sebagaimana halnya komoditas lain seperti batu bara.

Berbeda dengan batu bara yang bisa diekspor dalam bentuk mentah, bauksit mentah dan setengah jadi atau washed bauxite sudah dilarang ekspor oleh pemerintah sejak Juni 2023. Dengan demikian, permintaan bauksit murni ditentukan oleh serapan smelter domestik.


Adapun, harga bauksit untuk serapan smelter sendiri ditentukan oleh pemerintah melalui kebijakan Harga Patokan Mineral (HPM). Tujuannya adalah agar harga bauksit yang diserap smelter tidak terlalu tinggi, tetapi juga tidak terlalu rendah. 

Produksi bauksit Indonesia./dok. Ditjen Minerba Kementerian ESDM

“Akan tetapi, yang namanya smelter kan pintar. Ada supply, ada demand. Sekarang ada supply, demand-nya sedikit. Ini yang mereka mau, [supaya] harga itu menjadi lebih rendah dari HPM,” terang Ronald saat dihubungi, dikutip Selasa (8/7/2025).