"Kami sangat menghargai antusiasme warga dan kerja keras panitia. Keputusan ini tentu tidak mudah, namun dipandang sebagai langkah terbaik dalam situasi yang ada mempertimbangkan arus lalu lintas dan aktivitas rutin sore dan malam hari warga di hari tersebut,” ujarnya.
Meski demikian, Pemprov DKI tetap mendorong warga bersama instansi dan perangkat pemerintah mulai dari RT/RW, Kelurahan dan Kecamatan untuk memperingati Tahun Baru Islam secara khidmat dan bermakna di lingkungan masing-masing.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta awalnya berencana melakukan uji coba car free night pada hari ini. Sejak Kamis (3/7/2025), sejumlah persiapan telah dilakukan seperti pemasangan layar videotron raksasa dan panggung utama di Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Acara car free night tadinya direncanakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta sekaligus menyambut datangnya bulan Muharram 1447 Hijriah.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan acara ini bukan hanya menjadi perayaan simbolik melainkan juga uji coba awal sebelum penerapan car free night secara berkala ke depannya.
Ada beberapa alasan mengapa Pemprov DKI Jakarta akan menggelar car free night secara berkala di kemudian hari. Salah satu alasannya adalah karena banyak warga Jakarta yang berolahraga pada malam hari.
Selain itu, Rano mengungkapkan car free night sebagai bagian strategi mewujudkan Jakarta yang lebih ramah lingkungan.
(mfd/del)































