Logo Bloomberg Technoz

RI Incar Kesepakatan Dagang dengan AS, Potong Tarif Besar-Besaran

News
04 July 2025 14:38

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Ben Otto - Bloomberg News

Bloomberg, Indonesia optimistis dapat segera mengamankan kesepakatan dagang yang "berani" dengan Amerika Serikat (AS). Perjanjian ini akan mencakup mineral kritis, energi, kerja sama pertahanan, dan akses pasar, sebelum tenggat waktu pemberlakuan tarif yang kian dekat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam pernyataan yang dikirim ke Bloomberg News pada Jumat (4/7/2025) menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk menerapkan tarif mendekati nol terhadap lebih dari 1.700 komoditas, atau hampir 70% dari total impor AS.


Komoditas ini mencakup sektor-sektor utama yang diminta oleh AS, seperti elektronik, mesin, bahan kimia, layanan kesehatan, baja, pertanian, dan otomotif.

Kesepakatan besar ini dapat menjadi sinyal positif ketika Indonesia sedang berupaya untuk menurunkan ancaman tarif 32% ke level yang lebih rendah dari tarif 20% yang disepakati Vietnam awal pekan ini. AS sendiri merupakan pasar ekspor terbesar kedua bagi Indonesia, setelah China.