ESDM Bidik Tambahan Lifting Minyak 15.000 Barel dari Sumur Ilegal
Mis Fransiska Dewi
02 July 2025 08:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan produksi siap jual atau lifting minyak dari sumur rakyat ilegal yang ‘dilegalkan’ pemerintah bertambah sebesar 10.000 barel per hari (bph) hingga 15.000 bph.
Pelegalan tersebut menyusul terbitnya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja Untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi.
“Kami mengharapkan tambahan lifting-nya itu adalah sekitar 10.000—15.000 barel per hari,” kata Wakil Menteri Yuliot Tanjung dalam Konferensi Pers Permen ESDM No. 14 Tahun 2025 di Kementerian ESDM, Selasa (1/7/2025).
Kementerian ESDM saat ini tengah melakukan inventarisasi sumur rakyat bersama tim gabungan yang terdiri atas pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, SKK Migas, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya, termasuk aparat penegak hukum.
Inventarisasi tersebut meliputi proses perizinan, memetakan perusahaan migas atau Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang berlokasi di dekat sumur rakyat, dan kepastian sumur rakyat tersebut layak direkomendasikan untuk dilegalkan.






























