Logo Bloomberg Technoz

Serangan rudal Iran ke Qatar telah diantisipasi oleh AS dan sekutunya, menurut narasumber lain yang mengetahui penilaian intelijen Barat dan meminta untuk tidak disebutkan namanya karena membahas pertimbangan internal. Misi diplomatik Inggris dan AS mengimbau warga yang tinggal di Doha untuk tetap berlindung di dalam ruangan "sampai pemberitahuan lebih lanjut."

Pejabat Iran juga menyatakan tindakan tersebut memiliki unsur simbolis. Jumlah rudal yang ditembakkan sesuai dengan jumlah bom yang dikerahkan AS, dan serangan terhadap Qatar "tidak membahayakan negara sahabat dan saudara," kata kantor berita milik pemerintah, IRNA.

Juru bicara pemerintah Qatar mengatakan melalui platform X bahwa personel di pangkalan tersebut telah dievakuasi sebelumnya.

Tindakan ini dilakukan setelah AS menyerang tiga situs nuklir utama Iran pada Sabtu malam. Teheran berjanji akan membalas yang disebutnya sebagai "kesalahan besar" oleh Trump karena bergabung dengan serangan Israel terhadap situs nuklir Iran, kata Abdolrahim Mousavi, kepala staf angkatan bersenjata Iran, dalam video yang diunggah oleh stasiun televisi negara Iran ke media sosial pada Senin.

Sekitar 50.000 anggota angkatan bersenjata AS ditempatkan di Timur Tengah. (Bloomberg)

Trump sebelumnya berjanji akan membalas setiap serangan balasan dengan kekuatan yang "jauh lebih besar" daripada serangan AS terhadap situs nuklir tersebut. Ia juga mengemukakan kemungkinan perubahan rezim di Iran, meski pejabat AS dan Israel pada Minggu menekankan hal itu bukanlah tujuan mereka.

Israel sebelumnya meningkatkan serangan terhadap berbagai target Iran dalam konflik yang berlangsung lebih dari sepekan, di mana Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memperingatkan penduduk Teheran untuk bersiap menghadapi serangan lebih lanjut dalam beberapa hari ke depan.

Republik Islam Iran menembakkan beberapa rudalnya ke Israel, yang menunjukkan tidak ada rencana dalam waktu dekat untuk mengurangi eskalasi konflik.

Keputusan Trump untuk menembakkan bom penghancur bunker dan rudal jelajah ke tiga situs nuklir utama Iran pada Minggu mendorong Timur Tengah ke dalam konflik yang belum pernah terjadi sebelumnya dan meningkatkan risiko ekonomi global yang sudah menghadapi ketidakpastian parah akibat perang dagang.

Operasi AS—yang menargetkan situs nuklir di Fordow, Natanz, dan Isfahan—menandai keterlibatan langsung Washington dalam perang yang dimulai pada 13 Juni ketika Israel melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran, dan menewaskan komandan senior dan ilmuwan nuklir. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan serangan tersebut tujuannya "terbatas", yang fokus pada penghancuran program nuklir Iran.

(bbn)

No more pages