Logo Bloomberg Technoz

Timur Tengah Memanas, Harga Gas Eropa Melonjak

News
16 June 2025 20:20

Sebuah pengangkut gas alam cair (LNG), yang dioperasikan oleh Nigeria LNG Ltd./Bloomberg-Zed Jameson
Sebuah pengangkut gas alam cair (LNG), yang dioperasikan oleh Nigeria LNG Ltd./Bloomberg-Zed Jameson

Priscila Azevedo Rocha- Bloomberg News 

Bloomberg, Harga gas alam Eropa kembali mencatatkan kenaikan seiring kekhawatiran atas meluasnya perang di Timur Tengah yang terus membayangi pasar energi global.

Harga kontrak berjangka acuan sempat menguat hingga 3,4% pada perdagangan Senin, mencatatkan level tertinggi sejak awal April, setelah sebelumnya melonjak 4,8% pada Jumat. Konflik terbuka antara Israel dan Iran kini telah memasuki hari keempat tanpa adanya tanda-tanda mereda, meningkatkan kekhawatiran potensi perang yang lebih luas di kawasan penghasil energi tersebut.


Bagi para pelaku pasar gas, perhatian utama saat ini tertuju pada potensi gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur laut penting bagi pasokan gas alam cair (LNG) global. Meskipun pengiriman fisik LNG belum menunjukkan gangguan, setiap potensi hambatan di jalur tersebut berisiko memperketat pasokan global, apalagi saat Eropa tengah memasuki periode pengisian stok menjelang musim dingin.

“Jika jalur sempit itu ditutup, dampaknya ke pasar akan sangat signifikan,” ujar Arne Lohmann Rasmussen, Kepala Analis di Global Risk Management, Kopenhagen. “Kini risikonya semakin besar, pasar mulai mencemaskan tingkat penyimpanan gas saat musim dingin mendekat.”