Logo Bloomberg Technoz

Catatan PDIP usai Tiga Prajurit TNI Tewas di Lebanon

Merinda Faradianti
03 April 2026 18:20

Bendera Lebanon. (Fotografer: Wael Ladki/Bloomberg News)
Bendera Lebanon. (Fotografer: Wael Ladki/Bloomberg News)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI dan melukai lima lainnya dalam misi penjaga perdamaian di Lebanon memicu seruan agar komunitas internasional mengambil langkah tegas terhadap Israel. 

Para prajurit TNI yang gugur dan terluka tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan serangan yang disebut sebagai bagian dari rangkaian insiden terhadap pasukan dan fasilitas PBB di Lebanon dinilai menunjukkan adanya impunitas.


"Tragedi berulang yang dilakukan Israel ini seolah mendapatkan impunitas," kata Said Abdullah dalam keterangannya, dikutip Jumat (3/4/2026).

Said mendorong agar dugaan pelanggaran yang dilakukan Israel dibawa ke ranah hukum internasional. Dia menilai tindakan tersebut berpotensi memenuhi sejumlah kategori pelanggaran berat dalam Statuta Roma, termasuk genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang, serta agresi.