Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah juga akan segera melayangkan tuntutan hukum dengan tuduhan "sabotase ekonomi kriminal" terhadap AirAsia MOVE, platform yang dimiliki Capital A Berhad asal Malaysia.

Menurut data Kementerian Transportasi Filipina, pada akhir pekan lalu AirAsia MOVE menetapkan tarif sebesar 77.000 peso atau sekitar US$1.380 untuk tiket satu arah rute Manila–Tacloban City menggunakan layanan Philippine Airlines. Angka tersebut tiga kali lipat lebih tinggi dari harga resmi yang ditawarkan langsung oleh maskapai nasional itu.

"Hal tersebut benar-benar tidak masuk akal,” ujar Dizon. "Yang dilakukan AirAsia MOVE adalah tindakan kriminal."

Nadia Omer, CEO AirAsia MOVE, menyatakan pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintah Filipina terkait lonjakan harga tiket maskapainya yang dinilai melebihi batas ketentuan. Mereka mengaku tidak secara manual menetapkan atau memanipulasi tarif penerbangan.

"Sebagai Agen Perjalanan Online (OTA), MOVE menampilkan data ketersediaan penerbangan dan harga yang disediakan pemasok hulu yang berwenang, termasuk agregator pihak ketiga dan Sistem Distribusi Global (GDS)," ujar Nadia melalui keterangan persnya, yang dikutip Rabu (4/6/2025).

Dia mengklaim ketidaksesuaian tarif untuk rute tertentu, termasuk penerbangan domestik yang dioperasikan Philippine Airlines, bukan kesalahan platformnya. Melainkan, masalah teknis dari pihak ketiga, yang juga terjadi pada platform pemesanan tiket lain, seperti Agoda, Kiwi.com, dan Traveloka.

"Sebagai bagian dari kewajiban due diligence usai mengidentifikasi masalah itu, MOVE langsung menyelesaikannya dengan penyedia harga pihak ketiga. MOVE juga makin memperkuat pengamanan guna mencegah terulangnya masalah serupa di masa depan," tutur Nadia.

MOVE yang terafiliasi dengan low cost carrier, Air Asia Philippines, telah bekerja sama erat dengan otoritas terkait dan sepenuhnya mematuhi semua persyaratan regulasi OTA yang beroperasi di Filipina.

"MOVE secara proaktif berkoordinasi dengan otoritas terkait guna memberikan klarifikasi mengenai masalah ini dan meminta agar proses hukum berjalan sesuai prosedur demi kepentingan semua penumpang yang telah memesan," tandasnya.

Catatan: Berita ini mengalami perubahan dengan penambahan pernyataan resmi dari AirAsia MOVE.

(bbn)

No more pages