Angka PDB direvisi beberapa kali seiring dengan semakin banyaknya data yang tersedia, sehingga pemerintah bisa menyempurnakan estimasinya. Proyeksi pertama, yang dirilis pada akhir April, menunjukkan ekonomi mengalami kontraksi untuk pertama kalinya sejak 2022. Estimasi akhir akan dirilis bulan depan.
Pertumbuhan ekonomi terseret turun pada awal tahun oleh lonjakan impor karena pelaku bisnis AS mencoba mengatasi tarif Presiden Donald Trump. Belanja konsumen yang lebih moderat, serta penurunan belanja pemerintah federal, juga membebani data tersebut.
Sejak itu, Gedung Putih mencabut atau menunda beberapa pungutan yang memberatkan, dan sebagian besar tarif telah diblokir oleh pengadilan perdagangan AS.
Meski jeda tarif membantu menenangkan kekhawatiran warga Amerika tentang ekonomi dan mendorong banyak ekonom membatalkan prediksi resesinya, tarif masih jauh lebih tinggi daripada sebelum Trump menjabat.
Sebagian besar ekonom memperkirakan PDB akan pulih pada kuartal kedua karena bea yang lebih tinggi menghambat impor, dan barang-barang yang telah diimpor akan terakumulasi dalam persediaan yang lebih besar, sehingga akan mendorong pertumbuhan.
Di luar itu, para ekonom dan pembuat kebijakan akan memperhatikan dengan saksama bagaimana kebijakan Trump—termasuk perdagangan, tetapi juga imigrasi dan perpajakan—akan memengaruhi belanja konsumen dan bisnis di masa mendatang.
Data Kamis menunjukkan permintaan mendasar di seluruh perekonomian lebih lemah dari perkiraan awal pada kuartal pertama. Penjualan akhir kepada pembeli domestik swasta—indikator yang disukai para ekonom yang menggabungkan belanja konsumen dan investasi bisnis—naik di level 2,5%, paling lambat dalam hampir dua tahun terakhir.
Belanja konsumen direvisi lebih rendah terutama karena melemahnya permintaan mobil. Pengeluaran di sektor jasa, termasuk perawatan kesehatan dan asuransi, juga merosot.
Trump berpendapat bahwa kebijakan perdagangannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang melalui kebangkitan manufaktur domestik, yang menurutnya akan meningkatkan lapangan kerja dan menurunkan harga barang-barang buatan AS.
(bbn)































