Logo Bloomberg Technoz

Sementara pada 2026, Kementerian ESDM akan melelang 43 blok migas, yang terdiri dari 23 blok penawaran langsung dan 20 blok lelang reguler.

Selain itu, 24 kandidat blok migas akan disiapkan untuk 2027 hingga 2029. Dengan demikian, total terdapat 87 blok migas direncanakan akan ditawarkan sampai 2029 nanti.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Satuan Tugas Percepatan Peningkatan Produksi/Lifting Minyak dan Gas Bumi Nanang Abdul Manaf menuturkan, ketika blok migas sudah siap untuk dieksplorasi tantangan besar justru pada non teknikal. 

"Lebih dari 60% masalahnya sebagian besar adalah masalah non teknis. Perizinan, masalah sosial, kemudian penciptaan lahan, tumpang tindih dengan sektor lain," ujar Nanang.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia memiliki 128 cekungan migas, 68 cekungan di antaranya belum terjamah. Untuk itu, pemerintah akan melelang 60 blok migas baru untuk dieksplorasi dalam dua tahun ke depan.

“Kami umumkan bahwa masih ada 60 wilayah kerja yang kita akan tenderkan pada waktu 2-3 tahun ke depan," kata Bahlil saat peresmian IPA Convex 2025.

Dia menyebut beberapa wilayah yang sangat potensial untuk dibuka kembali eksplorasinya yakni yang sudah dipastikan memiliki sumber daya jumbo, seperti Selat Makassar.

"Nah 60 [blok migas] ini atas arahan Bapak Presiden, kami mohon arahan kalau memang bisa kita cepat laksanakan maka kita akan lakukan. Bahkan di beberapa area seperti di Selat Makassar, lapangan Geng North, itu area lama tapi pengembangan yang harus kita lakukan," ucap Bahlil.

Berikut daftar 63 blok migas yang akan dilelang 2025-2026:

2025

Penawaran Langsung

 1.⁠ ⁠Southwest Andaman

 2.⁠ ⁠Meuseuraya

 3.⁠ ⁠Gagah (sudah dilelang putaran I/2025)

 4.⁠ ⁠Perkasa (sudah dilelang putaran I/2025)

 5.⁠ ⁠Lavender (sudah dilelang putaran I/2025)

 6.⁠ ⁠Bintuni

 7.⁠ ⁠Drawa

 8.⁠ ⁠Barong

 9.⁠ ⁠Muara Trambesi

10.⁠ ⁠Jalu

11.⁠ ⁠Natuna D Alpha

12.⁠ ⁠Mabelo

13.⁠ ⁠Talu

14.⁠ ⁠Kisaran 

15.⁠ ⁠Abar-Anggursi

16.⁠ ⁠Bangko

Penawaran Reguler 

 1.⁠ ⁠West Glagah Kambuna

 2.⁠ ⁠Rangkas

 3.⁠ ⁠Majalengka

 4.⁠ ⁠Tanimbar

2026

Penawaran Langsung

 1.⁠ ⁠Areca

 2.⁠ ⁠Bruni

 3.⁠ ⁠Cerera

 4.⁠ ⁠South Tanimbar

 5.⁠ ⁠Bengkulu – Mentawai

 6.⁠ ⁠Masakka 

 7.⁠ ⁠Juniper

 8.⁠ ⁠Sapukala

 9.⁠ ⁠Namori

10.⁠ ⁠Jago

11.⁠ ⁠Seram – Aru

12.⁠ ⁠Nawasena

13.⁠ ⁠West Andaman-1

14.⁠ ⁠West Andaman-2

15.⁠ ⁠West Rapak

16.⁠ ⁠Savna

17.⁠ ⁠Amerta

18.⁠ ⁠Leli Selatan

19.⁠ ⁠Palu

20.⁠ ⁠Ambhawani

21.⁠ ⁠Belibis

22.⁠ ⁠Arwana I

23.⁠ ⁠Arwana II

Penawaran Reguler

 1.⁠ ⁠Pesut Mahakam

 2.⁠ ⁠Rupat

 3.⁠ ⁠South Matindok

 4.⁠ ⁠Puri

 5.⁠ ⁠Lao-lao (North Arguni)

 6.⁠ ⁠Karapan Baru

 7.⁠ ⁠Benggara II

 8.⁠ ⁠Rombebai

 9.⁠ ⁠Jayapura On-Offshore (Northern Papua)

10.⁠ ⁠Maratua II

11.⁠ ⁠West Mutiara/Kutai Onshore (Sei Nangka) 

12.⁠ ⁠Gorontalo – Tomini Bay

13.⁠ ⁠Timor

14.⁠ ⁠Memberamo

15.⁠ ⁠Jayapura on-offshore

16.⁠ ⁠Sanggau Melawi

17.⁠ ⁠Patin

18.⁠ ⁠Larang Karama

19.⁠ ⁠Enrekang

20.⁠ ⁠East Java

Berikut daftar 24 blok migas yang akan dilelang 2027-2029:

Penawaran Reguler 2027-2029 

2027

1.⁠ ⁠Ampuh

2.⁠ ⁠Southeast Natuna

3.⁠ ⁠Kasongan Sampit

4.⁠ ⁠Palagka Raya

 5.⁠ ⁠West Sangatta

 6.⁠ ⁠Southeast Mandar 

 7.⁠ ⁠South Sageri

 8.⁠ ⁠Halmahera Kofiau 

 9.⁠ ⁠Semaai IV

10.⁠ ⁠South Barito

2028

11.⁠ ⁠Southeast Java

12.⁠ ⁠Taliabu

13.⁠ ⁠Boka

14.⁠ ⁠Northeast Tanjung 

15.⁠ ⁠Tungkal Baru

16.⁠ ⁠Cendrawasih Bay II

17.⁠ ⁠Cendrawasih Bay III

18.⁠ ⁠Akimeugah I

19.⁠ ⁠Akimeugah II

20.⁠ ⁠Biak-Yapen 

2029

21.⁠ ⁠Ranau

22.⁠ ⁠Singkawang Offshore

23.⁠ ⁠Wamena-Atsy

24.⁠ ⁠Buru

(mfd/naw)

No more pages