Logo Bloomberg Technoz

Hindari Kesalahan Finansial di Usia Produktif


Ilustrasi perencanaan keuangan. (Envato/Rawpixel)
Ilustrasi perencanaan keuangan. (Envato/Rawpixel)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Usia 20-an merupakan periode penting yang dipenuhi peluang. Di fase ini, banyak target ingin diraih—baik dalam karier, pendidikan, maupun gaya hidup impian. Namun, tanpa perencanaan keuangan yang matang, tak sedikit anak muda terperosok dalam kesalahan finansial yang bisa berdampak dalam jangka panjang. Mari kenali dan hindari lima kesalahan umum berikut agar kondisi keuanganmu tetap terjaga di masa depan!

1. Mengabaikan Budgeting Bulanan

Salah satu kesalahan finansial terbesar yang kerap terjadi pada usia 20-an adalah tidak memiliki budgeting plan alias perencanaan keuangan. Padahal, budgeting adalah fondasi penting dalam mengatur keuangan dengan baik. Dengan membuat rencana pengeluaran dan pemasukan setiap bulan, kamu bisa lebih mudah mengendalikan keuangan. Contoh budgeting plan dasar yang bisa kamu gunakan adalah metode 50:30:20. Metode tersebut bisa membantu kamu mengalokasikan pengeluaran dalam tiga kategori besar, yaitu 50% untuk kebutuhan utama, 30% untuk gaya hidup, dan 20% untuk tabungan. Selain 50:30:20, ada beberapa metode budgeting lainnya yang bisa kamu pelajari dan gunakan sesuai dengan kebutuhan.


2. Terlalu Fokus pada Gaya Hidup

Sering kali, anak muda ingin mengejar gaya hidup kekinian tanpa mempertimbangkan dampaknya pada keuangan. Misalnya, belanja secara impulsif, terlalu sering nongkrong, atau mengikuti tren tanpa melakukan budgeting plan yang tepat sehingga membuat kondisi keuangan berujung tidak stabil. Menyesuaikan gaya hidup dengan kondisi finansial pribadi adalah bentuk bijak dalam menjaga keseimbangan keuanganmu.