Logo Bloomberg Technoz

“Apalagi di Indonesia, kendaraan per kapita masih sedikit dibandingkan dengan negara lain, kans untuk meningkat kembali selalu ada, tergantung pada situasi yang ada” katanya kepada Bloomberg Technoz, Kamis (15/5/2025)

Ia juga menilai produsen mobil di Indonesia sebenarnya sudah lebih siap menghadapi krisis global. Terlebih dengan adanya COVID-19 beberapa tahun yang lalu yang membuat penjualan mobil berada di angka di bawah 600.000 unit dalam setahun.

Hal ini membuat pabrikan mobil telah memiliki resiliensi dan telah belajar banyak mengenai langkah-langkah dalam menghadapi penurunan penjualan.

lean production cost down [menurunkan biaya produksi] yang normatif dan biasa dilakukan, sisanya memperkuat ekspor, jadi kalau kita punya kapasitas 300.000 per tahun, kalau di dalam negeri turun jadi 250.00 kita harus buka jalan buat ekspor.” tambah Agus

Selain itu, Agus juga menyebut bahwa untuk menaikkan penjualan, produsen mobil bisa saja memberikan berbagai gimmick marketing seperti perbaikan dan gratis servis tahunan.

(ell)

No more pages