Adapun beban pokok pendapatan SMGR pada kuartal I-2025 turun 1,23% jadi 6,09 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,18 triliun pada tahun 2024.
Sepanjang kuartal I-2025, SMGR juga terbebani oleh beban operasional dan lainnya yang naik tajam 3544% jadi Rp17,6 miliar dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp483 juta pada tahun 2024.
Setelah dikalkulasikan antara total pendapatan dan beban pokok pendapatan perusahaan, laba bruto SMGR turun 29,2% jadi Rp1,56 triliun pada kuartal I-2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,20 triliun pada 2024.
Anjloknya total pendapatan serta laba bersih perusahaan turun menyebabkan susutnya laba per saham SMGR menjadi Rp6/saham dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp70/saham.
(dhf)





























