JPPI: AI Masuk Kurikulum Berpotensi Gagal karena Fondasi Lemah
Dinda Decembria
08 May 2025 17:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) merespons implementasi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang akan diimplementasikan ke dalam kurikulum sekolah pada tahun ajaran baru 2025/2026.
Menurut Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji mengutarakan implementasi AI ke dalam kurikulum saat kondisi literasi dan numerasi dasar siswa Indonesia masih memprihatinkan sehingga bisa berpotensi menimbulkan kegagalan yang lebih besar.
“Fondasi yang lemah dalam literasi dan numerasi akan menghambat siswa dalam memahami konsep AI yang seringkali melibatkan logika, matematika, dan pemikiran abstrak,” kata Ubaid kepada Bloomberg Technoz, Kamis (08/05).
Ubaid menyebut jika hal itu tetap terus dipaksakan, para siswa disekolah akan mengalami beberapa kesulitan:
Pertama, siswa akan menemukan kesulitan untuk memahami algoritma dan cara kerja sistem AI yang membutuhkan pemahaman logika dan matematika.































