Logo Bloomberg Technoz

'Hijrah' dari BBM: Jokowi Pilih Listrik, SBY Pakai Gas

Hidayat Setiaji
24 May 2023 13:30

Mobil listrik Wuling Air EV (dok perusahaan)
Mobil listrik Wuling Air EV (dok perusahaan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kendaraan listrik sedang naik daun. Pandangan mengenai konservasi lingkungan yang kian tebal membuat penggunaan energi fosil diharapkan berkurang.

Mengutip data International Energy Agency (IEA), pangsa atau share mobil listrik di pasar mobil dunia pada 2022 adalah 14%. Naik dibandingkan 2021 yang 8,7%. Pada 2011, pangsanya masih 0,2%.

Sumber: IEA

Indonesia tentu tidak ingin tertinggal. Sepanjang 2022, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan penjualan mobil listrik tercatat 15.437 unit. Tumbuh 383,46% dibandingkan tahun sebelumnya.

Wajar saja, karena Indonesia disebut-sebut cocok menjadi negara hub produksi mobil listrik. Sebab, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam untuk pembuatan baterai seperti nikel, litium, kobalt, mangan, dan sebagainya.

Untuk urusan nikel, Indonesia adalah ‘raja’ dunia. US Geological Survey (USGS) mengungkapkan produksi nikel Indonesia pada 2021 adalah 1 juta ton, tertinggi di dunia.