Ekonom Kompak Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh di Bawah 5% Q1-2025
Dovana Hasiana
05 May 2025 09:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kalangan ekonom kompak memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh di bawah 5% pada kuartal I-2025, meski terdapat faktor pendorong musiman seperti Ramadan dan Idulfitri.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada berada pada level 4,91% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal I-2025, mencerminkan pelemahan dari 5,11% (yoy) pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Hal ini dinilai sejalan dengan data ekonomi makro, survei pelaku usaha dan konsumen, serta indikator sektor riil yang menunjukkan tekanan domestik maupun eksternal.
Konsumsi rumah tangga, sebagai penopang utama perekonomian diperkirakan tumbuh 4,5% (yoy) pada kuartal I-2025 atau melambat dari 4,91% (yoy) pada periode yang sama pada tahun lalu. Meski melambat, konsumsi rumah tangga didorong oleh masih terjaganya optimisme konsumen. Terlebih, Indeks Kepercayaan Konsumen pada Maret 2025 berada pada level 121,1, meski menurun dibandingkan Februari 2025 sebesar 126,4.
"Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini [IKE] dan Indeks Ekspektasi Konsumen [IEK] yang berada di atas 100 menandakan keyakinan masyarakat masih optimis. Namun, pelemahan indeks pendapatan dan pembelian barang tahan lama, terutama dari kelompok pendapatan menengah bawah, mengindikasikan tekanan daya beli tetap ada," ujar Josua kepada Bloomberg Technoz, dikutip Senin (5/5/2025).




























