Logo Bloomberg Technoz

Inflasi April Melejit ke 1,95%, Tertinggi Sejak Agustus 2024

Dovana Hasiana
02 May 2025 09:25

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan JasaBPS Pudji Ismartini saat konfrensi pers di Jakarta, Jumat (2/5/2025). (Tangkapan Layar Youtube BPS)
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan JasaBPS Pudji Ismartini saat konfrensi pers di Jakarta, Jumat (2/5/2025). (Tangkapan Layar Youtube BPS)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) mengalami inflasi 1,95% secara tahunan (year-on-year), melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan akan terjadi inflasi sebesar 1,5%.

Secara bulanan inflasi April tercatat 1,17%, juga lebih tinggi daripada prediksi pasar. Sementara inflasi tahun kalender tercatat 1,56% year-to-date.

Inflasi April dalam hitungan tahunan menjadi yang tertinggi sejak Agustus 2024 lalu. 

Inflasi April menjadi yang tertinggi sejak Agustus 2024 (Riset Bloomberg Technoz)

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini mengatakan kelompok penyumbang inflasi April di antaranya adalah kenaikan harga kopi bubuk, minyak goreng serta harga emas juga harga air dalam kemasan. 

Adapun dalam hitungan bulanan, inflasi April banyak didorong oleh tarif listrik, harga emas, bawang merah dan cabai merah.