“Eksplorasi kan enggak sebentar. Dianggapnya kami enggak ngapa-ngapain di-release gitu kan, padahal sebenarnya sudah punya data-data yang terkait sama hasil eksplorasi,” ujarnya.
Sekadar catatan, pencabutan IUP eksplorasi ANTM merupakan bagian dari penertiban izin tambang yang dilakukan Bahlil sejak 2022 hingga 2024, saat masih menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM.
Saat itu, dia juga mendapat mandat tambahan sebagai Kepala Satuan Tugas Penataan Lahan dan Penataan investasi Ilegal dari Presiden RI ke-7 Joko Widodo. Selama periode tersebut, Bahlil telah mencabut 2.051 IUP dari 2.078 IUP.
Adapun, produksi utama emas dan perak Antamberasal dari tambang bawah tanah Pongkor, Jawa Barat dan Cibaliung, Banten yang telah memasuki fase pascatambang.
Indikasi adanya deposit emas di Pongkor ditemukan oleh Unit Geomin pada 1981 dan produksi dimulai pada 1994 setelah izin diperoleh dua tahun sebelumnya.
Tambang emas Pongkor memiliki tiga urat emas utama yakni Ciguha, Kubang Cicau dan Ciurug. Pada 2023, total cadangan bijih emas ANTM mencapai 860.000 dry metric ton (dmt) atau setara 184.000 troy oz (5,72 ton) logam emas insitu (contained metal).
Sementara itu, sumber daya mineral emas Antam pada 2023 mencapai 5,14 juta dmt bijih emas atau setara dengan 729.000 troy ounce (22,68 ton) logam emas insitu (contained metal).
(mfd/wdh)



























