Logo Bloomberg Technoz

Orang nomor dua di Jakarta tersebut mengaku berencana merealisasikan berbagai program untuk menyiapkan tenaga kerja dari Jakarta agar bisa mengisi berbagai lowongan kerja di negara Jepang.

Persiapan utama yang dibutuhkan adalah kemampuan berbahasa Jepang selain bahasa Inggris agar sumberdaya manusia yang dikirim nantinya bisa berkomunikasi dengan baik di lingkungan kerja.

"Mereka berharap dari 840 ribu, memberikan kita kuota hingga 50 persen. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa melakukan preparation untuk melakukan ini," kata dia.

(ain)

No more pages