Analisis Teknikal
Lantas bagaimana prediksi harga CPO untuk minggu ini setelah pekan lalu terkoreksi? Apakah bisa bangkit atau malah kian terjepit?
Secara teknikal dengan perspektif mingguan (weekly time frame), CPO masih bertahan di zona bullish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 52,78.
RSI di atas 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun, RSI CPO tidak jauh dari 50 sehingga boleh dibilang cenderung netral.
Sedangkan indikator Stochastic RSI ada di 23,64. Menghuni area jual (short), bahkan sudah hampir menyentuh titik jenuh.
Pasar yang masih belum terlampau aktif membuat harga CPO berisiko kembali melemah. Ada kemungkinan harga akan mengetes support MYR 4.519/ton yang menjadi Moving Average (MA) 20. Jika tertembus, maka MA-30 di MYR 4.424/ton bisa menjadi target berikutnya.
Adapun target resisten terdekat adalah MYR 4.582/ton. Penembusan di titik ini berpotensi mengerek harga CPO ke arah MYR 4.758/ton.
(aji)





























