Mengenai impor obat, ia berkata: "Tarifnya akan mencapai 25% atau lebih tinggi, dan akan naik jauh lebih tinggi dalam kurun waktu satu tahun."
Sementara itu, para pejabat tinggi AS dan Rusia bertemu untuk membahas pembicaraan tahap pertama mengenai perang di Ukraina dan meningkatkan kemungkinan kerja sama antarkedua negara secara lebih luas.
Indeks S&P 500 naik 0,2% pada Selasa. Nasdaq 100 bertambah 0,2%. Dow Jones Industrial Average goyah. Indeks produsen cip meningkat 1,7%.
Harga saham Intel Corp melonjak karena ada spekulasi perpecahan. Saham Super Micro Computer Inc juga melonjak dengan prospek bullish. Walgreens Boots Alliance Inc melonjak karena CNBC mengatakan bahwa Sycamore Partners masih beroperasi. Meta Platforms Inc menghentikan reli selama 20 hari.
Imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun naik tujuh basis poin menjadi 4,55%. Indeks dolar menguat 0,2%. Bitcoin merosot 2,3%.
Bagi Matt Maley di Miller Tabak + Co, kita perlu melihat kenaikan signifikan dari S&P 500 di atas rekornya agar bisa dianggap sebagai perkembangan yang menarik.
"Level tertinggi baru pada Januari hanya sedikit lebih tinggi dari rekor tertinggi yang dicapai pada Desember," katanya. "Dan jatuh kembali ke kisaran sideways dengan sangat cepat."
Di luar Wall Street, aksi jual obligasi China berlanjut hingga hari kelima di tengah tanda-tanda para investor mengalihkan sejumlah dana ke saham dan mencari imbal hasil yang lebih tinggi di pasar uang jangka pendek.
Ada suasana yang lebih positif dalam ekonomi Asia pekan ini, dipicu oleh sambutan Presiden Xi Jinping pada para bos teknologi dalam pertemuan publik yang jarang terjadi. Hal ini memicu harapan, Beijing akan mengubah sikapnya untuk memberikan sektor swasta keleluasaan lebih besar dalam menghadapi perang dagang dengan Donald Trump.
Sementara itu, mantan Deputi Gubernur Bank of Japan, Hiroshi Nakaso, mengatakan bank sentral akan terus menaikkan suku bunga acuannya ke 1% untuk saat ini dan mungkin akan mencari peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut, setelahnya bergantung pada kondisi ekonomi.
Di AS, Gubernur Federal Reserve Bank of San Francisco, Mary Daly, mengatakan, kebijakan harus tetap ketat sampai ada lebih banyak perkembangan inflasi, yang ia perkirakan akan terus menurun seiring berjalannya waktu.
Di pasar lain, harga minyak berhenti ambles selama tiga sesi berturut-turut dan ditutup mendekati US$72 per barel setelah delegasi OPEC+ mengatakan bahwa kartel tersebut mungkin akan menunda peningkatan pasokan yang akan dimulai pada April. Harga emas melonjak 1,4% lebih tinggi, mendekati rekor tertinggi baru.
(bbn)




























