Kellogg juga dijadwalkan melakukan perjalanan pertamanya ke Kyiv serta beberapa negara di Uni Eropa akhir bulan ini, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut. Di Ukraina, ia diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelenskiy.
Sementara itu, setelah menghadiri konferensi di Munich, Zelenskiy berencana melakukan kunjungan ke sejumlah negara di kawasan Teluk, kata sumber yang sama.
Juru bicara kantor kepresidenan Ukraina menolak berkomentar terkait hal ini. Sementara itu, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Brian Hughes, menyatakan bahwa Jenderal Kellogg akan terus berkoordinasi dengan sekutu guna membantu mewujudkan janji Presiden Trump untuk mengakhiri perang.
Obligasi Ukraina mengalami kenaikan pada Rabu (05/02/2025), melanjutkan tren positif selama tiga bulan terakhir di tengah spekulasi akan adanya pergerakan menuju perdamaian. Surat utang dalam denominasi dolar yang jatuh tempo pada 2035 dan 2036 diperdagangkan di level tertinggi sejak diterbitkan tahun lalu.
Kellogg juga mengisyaratkan bahwa AS ingin melihat pemilu digelar di Ukraina setelah gencatan senjata tercapai. Sementara itu, Trump mengindikasikan bahwa akses terhadap mineral strategis Ukraina sebagai imbalan atas dukungan AS bisa menjadi bagian dari kesepakatan perdamaian.
Jenderal purnawirawan itu pada Rabu mengonfirmasi bahwa ia akan menghadiri pertemuan di Munich. Presiden Trump juga memperingatkan Moskow bahwa sanksi besar-besaran akan diterapkan jika Rusia menolak bernegosiasi.
Komunikasi dengan Washington
Bagi Ukraina, prioritas utama dalam jaminan keamanan adalah menjadi anggota NATO, meskipun Kyiv telah mengakui bahwa keanggotaan dalam waktu dekat masih sulit dicapai. Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan pekan ini bahwa ia terbuka terhadap pemilu setelah perang berakhir dan hukum darurat militer dicabut.
Penasihat utama Zelenskiy, Andriy Yermak, juga telah berbicara dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Michael Waltz pekan ini. Sementara itu, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutkan bahwa kontak antara badan-badan pemerintahan AS dan Rusia semakin intensif.
Baik Putin maupun Zelenskiy memberikan sinyal bahwa penolakan mereka sebelumnya untuk berdialog telah mulai melunak seiring dengan semakin dekatnya rencana perdamaian Trump. Dalam wawancara dengan Piers Morgan pada Selasa malam, Zelenskiy kembali menegaskan kesiapannya untuk berbicara dengan Putin guna mengakhiri perang, asalkan dalam kehadiran mitra-mitra Ukraina.
Pernyataan tersebut selaras dengan komentarnya kepada Bloomberg News bulan lalu bahwa ia bersedia bernegosiasi dengan Rusia, dengan AS dan Uni Eropa turut hadir dalam perundingan.
(bbn)



























