5 Grafik Penting Pasar Komoditas Global: Emas hingga Minyak
News
03 February 2025 06:40

Elena Mazneva, Emma Sanchez dan Yvonne Yue Li - Bloomberg News
Bloomberg, Sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif impor yang luas pada Sabtu (01/02/2025), spekulasi mengenai kebijakan tersebut telah mendorong harga emas ke kenaikan bulanan terbesar sejak Maret. Sementara itu, aktivitas industri minyak serpih AS menunjukkan tanda-tanda perlambatan, dan pendanaan bagi perusahaan yang berfokus pada iklim terus menyusut, meskipun investasi global dalam transisi energi telah melampaui angka US$2 triliun.
Berikut lima grafik penting yang mencerminkan tren di pasar komoditas global pada awal pekan ini:
Emas Batangan
Harga emas mendekati level tertinggi sepanjang masa setelah permintaan terhadap aset safe haven melonjak. Pada Januari, harga emas mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak Maret. Para investor mencari perlindungan dari ketidakpastian akibat kebijakan tarif Trump serta dampaknya terhadap inflasi dan ekonomi global. Pelemahan dolar AS—yang menjadi acuan harga emas—juga turut mendorong kenaikan logam mulia ini.
Minyak
Perusahaan jasa minyak terbesar di dunia memperingatkan bahwa aktivitas industri minyak serpih di AS—produsen minyak terbesar dunia—akan terus menurun tahun ini. Hal ini terjadi akibat konsolidasi industri dan upaya meningkatkan efisiensi. Jumlah rig pengeboran minyak serta jumlah tim penyelesaian sumur aktif telah menurun dalam setahun terakhir. Namun, jumlah rig yang lebih sedikit tidak selalu berarti produksi menurun.



























