Logo Bloomberg Technoz

Modal Negatif & Rugi Jumbo, Ini Kondisi Terakhir Indofarma (INAF)

Redaksi
08 May 2024 18:28

Indofarma (Dok. Indofarma)
Indofarma (Dok. Indofarma)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Isu manipulasi laporan keuangan kini menghampiri PT Indofarma Tbk (INAF). Kondisi perusahaan farmasi pelat merah ini sungguh memperihatinkan sehingga tak punya uang lagi untuk membayar gaji karyawan.

Saham Indofarma juga masih dalam pematauan karena belum melaporkan kinerja keuangan kuartal I-2024 dan full year 2023. Selain itu perusahaan juga mengalami ekuitas negatif dan sedang menjalani Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sementara.

Laporan keuangan yang dipublikasikan terakhir adalah kuartal III-2023. Dalam laporan keuangan ini, Indofarma menyatakan mengalami rugi bersih Rp191,69 miliar, naik 4,68% dibandingkan setahun sebelumnya yang tercatat Rp183,12 miliar.

Kerugian ini didorong oleh laba bruto yang dihasilkan tergolong mini, hanya Rp10,24 miliar pada periode Januari-Sepetmber 2023. Laba bruto turun signifkan dibandingkan setahun sebelumnya yang tercatat Rp76,34 miliar.

Bahkan laba bruto ini tidak mamu untuk menutup beban penjualan yanga tercatat Rp76,45 miliar serta beban umum dan administrasi yang tercatat Rp100,53 miliar.