Logo Bloomberg Technoz

10 Saham Paling Banyak Dijual Investor Asing, BBRI Hingga BUKA

Muhammad Julian Fadli
08 May 2024 09:15

Karyawan dengan latar layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (9/3/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Karyawan dengan latar layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (9/3/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Selasa 7 Mei 2024, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona merah dengan melemah 12,27 poin (0,17%) ke posisi 7.123,61.

Senada dengan pelemahan tersebut, investor asing terus melangsungkan aksi jual bersih (net sell) mencapai Rp714,39 miliar pada perdagangan saham di seluruh pasar. Sama halnya, di pasar reguler investor asing juga mencatat net sell sejumlah Rp683,28 miliar.

Adapun investor asing tercatat net sell yang masif pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp500,66 miliar. Searah dengan tekanan jual, saham BBRI melemah 2,50% ke posisi Rp4.670/saham.

Berikut 10 saham dengan angka net sell tertinggi oleh investor asing selama perdagangan Selasa (7/5/2024):

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp500,66 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp135,11 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII) Rp43,48 miliar
  4. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp43,01 miliar
  5. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp36,35 miliar
  6. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp30,41 miliar
  7. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp26,93 miliar
  8. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp26,05 miliar
  9. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp22,94 miliar
  10. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp22,32 miliar

Pada saat yang sama, investor asing mencatatkan net buy saham terbanyak pada PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencapai Rp65,6 miliar. Sejalan dengan aksi beli, saham INCO berhasil menguat 8,39% ke posisi Rp4.650/saham.

Berikut 10 saham dengan angka net buy teratas oleh investor asing selama perdagangan Selasa (7/5/2024):

  1. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp65,6 miliar
  2. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp62,8 miliar
  3. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp39,74 miliar
  4. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp24,39 miliar
  5. PT BFI Finance Tbk (BFIN) Rp20,88 miliar
  6. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp18,82 miliar
  7. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp17,62 miliar
  8. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) Rp12,82 miliar
  9. PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp12,23 miliar
  10. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp8,11 miliar