Logo Bloomberg Technoz

China Rombak Militer Besar-besaran, Persiapan Perang Masa Depan

Redaksi
28 April 2024 12:30

President China Xi Jinping. (Dok: Bloomberg)
President China Xi Jinping. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pekan lalu, Presiden China Xi Jinping memerintahkan reorganisasi besar-besaran terhadap Tentara Pembebasan China (People's Liberation Army/PLA), yang paling luas sejak 2015. Perombakan ini dilakukan dengan tujuan memenangkan perang di masa depan.

Dilaporkan kantor berita Xinhua, China membubarkan Pasukan Dukungan Strategis (Strategic Support Force/SSF), yang dibentuk lebih dari delapan tahun lalu untuk meningkatkan kemampuan di bidang ruang angkasa, dunia maya, perang politik, dan elektronik. 

Sebagai gantinya, Kementerian Pertahanan China dalam sebuah pernyataan mengatakan Xi akan membentuk cabang baru yang disebut Pasukan Dukungan Informasi (Information Support Force/ISF). Unit kedirgantaraan dan dunia maya yang sebelumnya berada di bawah Pasukan Dukungan Strategis kini secara organisasi sejajar dengan Pasukan Dukungan Informasi yang baru dibentuk.

"Ini merupakan cabang strategis baru PLA dan penopang utama pengembangan dan penerapan sistem informasi jaringan yang terkoordinasi," ungkap Xi Jinping dalam sebuah upacara pada Jumat (19/04/2024) pekan lalu seperti diberitakan CNN.

Pasukan baru ini akan memainkan perang penting dalam membantu militer China "bertempur dan menang dalam peperangan modern."